Sinar Matahari Bukan Satu-satunya Penyebab Kulit Kusam

Sinar Matahari Bukan Satu-satunya Penyebab Kulit Kusam

Kulit kusam, belang, dan tidak merata? Biasanya kita akan menyalahkan matahari karena hal ini. Tapi matahari bukanlah satu-satunya penyebab masalah ini.

Polusi

Dalam kehidupan kota metropolitan yang penuh kesibukan, kulitmu terpapar banyak polusi udara. Untuk memulihkan kerusakan yang disebabkan oleh polusi dan agresor yang masuk ke dalam kulitmu, sel kulitmu memproduksi antioksidan dan melanin berlebih. Melanin di dalam kulitmu memicu terbentuknya noda hitam yang muncul di kulit luar. Oleh karena itu, polusi berperan sebagai agen sinar matahari yang menyebabkan kulit kusam.

Tidak cukup melakukan exfoliating

Mungkin menurut kamu mencuci wajah dua kali sehari merupakan rutinitas yang cukup untuk melindungi kulit. Namun, ada satu langkah penting yang harus ditambahkan, yaitu eksfoliasi atau pengelupasan.  Proses ini untuk mengganti sel kulit mati yang menumpuk yang membuat kulit menjadi kusam ke sel kulit baru. Eksfoliasi juga dapat membuat kulit menyerap lebih baik produk yang diaplikasikan kepadanya.

Tidak minum cukup air

Jika kamu dehidrasi, itu juga pasti mempengaruhi kulit. Dehidrasi dapat menurunkan volume aliran darah ke kulit, yang akan membuat kamu terlihat pucat dan sakit-sakitan. Dehidrasi adalah masalah kulit jangka panjang, yang membuat kulit kehilangan asupan air yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil kulit sehat. Sebagian besar sel kulit terdiri dari air, sehingga mereka dapat bekerja paling baik dalam kulit yang terhidrasi. Ini berarti mereka masih dapat bekerja ketika kadar air rendah. Kulit dehidrasi dibagi menjadi tiga, yakni dehidrasi epidermal, dehidrasi dermal, atau keduanya. Dehidrasi epidermal ditunjukkan dengan munculnya garis-garis halus dan kusam. Sedangkan dehidrasi dermal menyebabkan kulit keriput dan kendur.

Stres

Jika semua perawatan kulit dari luar sudah kamu lakukan, tapi tidak menyebabkan perubahan besar, mungkin masalahnya bukan di dalam tubuh, melainkan di pikiran. Ketika berbicara tentang stres, itu juga memiliki pengaruh besar terhadap kulit kamu. Stres menyebabkan peningkatan kortisol, yang mempengaruhi aliran darah ke kulit dan memperbaiki kulit. Rasa marah, frustasi, kecewa, apapun bentuknya, itu dapat menjadi pembatas antara kamu dan kulit cerah atau kulit sehat yang kamu inginkan.

Tidak cukup tidur

Apa pun yang menyebabkan kamu terjaga sepanjang malam, entah itu stres atau tidak, itulah yang menjauhkan kamu dari kulit cerah dan sehat. Tidur adalah waktu restoratif tubuh, ketika sel kulit memperbaiki diri dan regenerasi. Jika periode ini dipersingkat atau diubah, sel kulit tidak dapat tampil optimal. Hal ini dapat menyebabkan perubahan peredaran darah, seperti lingkaran mata menjadi gelap, kulit pucat, kering, bersisik, dan perubahan produksi minyak, serta pengelupasan kulit. Sekarang kamu memiliki satu alasan lagi untuk tidur lebih awal setiap malam.

Lingkungan kotor

Di luar kebiasaan kamu sendiri, lingkungan yang kotor, seperti polusi udara dan paparan sinar matahari dapat menyebabkan kerusakan pada kulit yang tidak terlindungi. Selain itu, kelembaban udara yang rendah dan angin juga merupakan masalah bagi kulit. Jika kamu hidup di daerah dengan tingkat asap yang tinggi, beberapa latihan olahraga dapat melawan efek dari lingkungan ini. Aerobik dapat meningkatkan sirkulasi pada kulit, yang membantu pertukaran nutrisi dan menghilangkan racun pada sel kulit.

Rokok

Mungkin kamu pernah mendengar bahwa merokok dapat menyebabkan masalah serius pada kulit. Masalah kulit yang disebabkan oleh rokok dapat terjadi dalam jangka panjang maupun pendek. Zat karsinogenik dalam rokok sangat merugikan integritas dan struktur kulit. Selain itu, asap rokok juga dapat menyebabkan kerusakan kolagen, membuat kulit tampak pucat, kusam, dan keriput.

Tidak makan makanan sehat dan melakukan diet seimbang

Pepatah yang mengatakan bahwa kamu adalah apa yang kamu makan itu bener loh. Termasuk apa yang kamu masukan ke dalam tubuh akan tercermin melalui kulit. Jika tujuannya adalah menghasilkan kulit cerah, jauhilah makanan asin dan gorengan. Makanan ini meningkatkan pembengkakan jaringan melalui retensi cairan. Beberapa ahli diet menyarankan untuk memakan makanan dengan bahan-bahan yang tinggi gula dan lemak, antioksida, protein berkualitas tinggi, asam lemak esensial, dan tanpa serat. Banyak makanan yang dapat menyenangkan perut sekaligus kulit. Beberapa di antaranya adalah blueberry, cranberry, dan kacang merah. Sedangkan alpukat, kenari, jeruk, dan kiwi dapat meningkatkan pertumbuhan kolagen.

ElshéSkin